perjalan low cost (kere) ke singapura (Part3)

18 November 2011
Setelah cukup istirahat. pagi-pagi kami bergegas bangun. kata orang sih, kalau pagi2 tidur, rezekinya di patok ayam. padahal semenjak aku tiba di singapur, belum seekor ayam hidup pun ku temui. Waktu kami keluar kamar, kami ketemu bule-bule yg masih tidur dengan nyenyaknya...*ngapain aja ya mereka semalem...terlintas dikit sih difikiranku yang lugu ini...wkwkwkw

karena budget kami yg pas-pasan. jadi semua yg berbau gratis harus dimaksimalkan. contohnya sarapan. Mungkin karena ini penginapan yg menengah kebawah, jadi sarapan yg disajikan hanya ada roti doank. tapi prinsip hidupku, kalau gak ketemu nasi, bukan makan namanya. Jadi biar udah makan sampe 6 lembar roti, masih aja belum kenyang. 

sebelum cerita dilanjutkan, tolong jangan fikirkan kami berlibur ala koper. tapi tanamkan, bahwa kami berlibur ala ransel...hehe. objek wisata pertama yg kami kunjungi adalah Marina Bay. karena ala ransel tadi, maka kami berjalan ketempat itu, tapi gak jauh kok, kira2 15 menit perjalanan. 



baru jalan 5 menit, udah kelihatan aja tuh marina bay. gedung difoto itu adalah gedung esplanade atau biasa disebut gedung duren karena memang bentuknya mirip duren, dan dibelakangnya itu namanya marina bay sand, jadi ada sebuah kapal yg diletakan diatas ketiga buah gedung, keren kan...??? tapi kami gak naik kesana kok, mahal soale, 25 dolar singapur cuma untuk naik keatas doank.


nah..ini nih objek wisata yg menjadi trademark singapur. yaitu merlion. ini nih ada di marina bay juga. perlu diketahui, sampe saat ini, kami belum mengeluarkan sepeser pun buat wisata ini, tapi udah bisa seperti foto dibawah ini nih...wkwkwk. 

ternyata bukan cuma kami yg berasal dari Indonesia, banyak sekali turis2 asal Indonesia, mulai dari yang ala koper, sama ala ransel seperti kami ini. tapi gak papa, yg penting kami senang,,,,,

tanpa terasa, hari jam sudah menunjukan pukul 12 siang. tapi tenang, di daerah Bugis street ini, gak susah kok nyari mesjid. disini ada mesjid yg kayaknya tertua di singapur, yaitu mesjid sultan namanya. aku tuh seneng banget di mesjid sultan ini, karena disini merupakan salah satu spot pengisian air minum (es) gratis tis tis, maklum lah, kami kan ala ransel. jadi optimalkan segala yg gratis.wkwkw

keluar dari mesjid, kami menemukan tulisan yg menarik perhatian kami, "Traditional food from Indonesia" yg tidak lain dan tidak bukan, itu adalah warung padang. tapi ini bukan warung padang biasa lho...buktinya aja andhika kenjen band yang rambutnya alay itu pernah makan disini. hehehe, jadi tanpa fikir panjang, langsung makan disini juga. (jauh-jauh dari Indonesia, ternyata makannya nasi padang juga hehe). mau tau gak alesan sebenarnya kenapa kita makan di warung padang...?? jawabnya ya podho...ala ransel tadi. haha, menggenaskan memang ya..hahaha...

To be continued.....

Oleh-oleh dari Imogiri

13 November 2011
Semenjak selesai ujian pendadaran tanggal 27 September kemarin, nasibku dikost semakin tidak jelas. main game, ngenet, kadang juga main sih sore-sore ke kampus. kemudian Jumat kemarin dapet SMS dari temenku Azhar, yg isinya ngajakin ikut kegiatan Research Outbond LPKTA (Lembaga Penelitian dan Kajian Teknik Aplikatif).

Berhubung aku lagi matigaya stadium akhir. aku terima deh ajakannya. ternyata memang gak rugi deh ikut acara ini. selain dapet hiburan gratis, pemandangan pegunungan dan goa nya juga oke punya, yah..walaupun gak masuk goa nya sih. 

langsung aja. nih aku bawain oleh-oleh hasil rekreasi gratisku ini...



 Pemandangan sore yg bagus....
 Malam juga gak kalah, diterangi cahaya bulan sih,..




ini waktu siang harinya....

Pelajaran dari kepala dukuh kebangsaan Imogiri

diceritakan dari sebuah makam, terdapat tulisan yang berisi kisah hidup orang yg meninggal....

"Aku bercita-cita untuk merubah dunia ini menjadi lebih baik, dan aku berjanji aku akan mewujudkannya. aku sekolah dari SD-SMP-SMA, sampai aku berhasil memperoleh gelar S-1 ku. namun ketika itu, dunia masih belum berubah. 

Kemudian aku menurunkan cita-citaku. aku akan merubah negeri ini saja menjadi lebih baik. dan akupun melanjutkan studi master ku. Selesainya dari studi S-2 ku, aku membangun perusahaan-perusahaan besar. namun apa yang terjadi?. aku pun masih gagal untuk merubah negeriku ini...

Kembali aku menurunkan cita-citaku, aku akan merubah keluargaku menjadi lebih baik. aku lanjutkan sekolahku ke S-3 ke luar negeri. sepulangnya dari kuliah S-3. akupun masih kembali gagal merubah keluargaku yg hanya beberapa orang ini..

sampai akhirnya aku mati. dan aku sadar...mengapa dulu aku tidak merubah diriku terlebih dahulu..? jika ku lakukan, aku yakin, aku pasti bisa merubah dunia ini menjadi lebih baik. yaah..setidaknya diriku yang akan berubah menjadi lebih baik...."

perjalan low cost (kere) ke singapura (Part2)

20 Agustus 2011


saya dan 2 orang temen saya (donny dan rajdian) menuju bugis street naik subway train atau biasa dikenal dengan MRT, lumayan hemat sih dibanding naik taxi...(ya iyalah), disingapura memang terkenal dengan sistem transportasinya yang sangat bagus, untuk berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya sangat mudah, petunjuk jalannya jelas banget, jadi gak usah kuatir nyasar deh, apalagi kalau kita bawa handset "Android" (*promosi bih ye...) tambah gak bakal nyasar lagi.
nunggu keretanya gak sampe 10 menit, kayaknya jumlah keretanya memang banyak deh, jadi penumpukan penumpang dapat dihindari. nah dari bandara changi ke bugis street bayarnya sekitar 4 dolar singapur, kl dirupiahkan kira2 Rp 28000 tuh, ....udah standard backpacker lah ya...
lagi didalam subway train nih, tapi jangan ditiru yo...itu kursi buat ibu-ibu hamil, orang lumpuh, manula,...hehehe,..kira-kira hampir setengah jam, akhirnya kami menginjakan kaki kami di singapura (*lebay) wwkwkwkw, setibanya disana, bingung nih mau kemana, tapi berhubung adeknya rajdian pernah ke SG, jd dy punya refrensi gtu.
hostel itu bernama cozy backpacker hostel, didaerah bugis street. semalem per orang bayar 21 dolar kira-kira 147 ribu lah, cukup mahal emang, tapi itu yang paling murah disana. daripada ngegembel disana, jadi kami tidur disana aja deh.(tobe continued)


Diberdayakan oleh Blogger.